Sabtu, 03 November 2012

Sahabatku....

          Hai sobat Ganis :) Ini merupakan salah satu kisah nyata aku :) Kuharap kalian bisa terharu melihat kisahku di dunia nyata :)


----------


          Dulu aku pindah sekolah ke sekolahku yang sekarang, sekarang aku SD loh :) Saat pertama kali aku masuk sekolahku, aku enjoy enjoy aja :) Aku duduk, aku belajar :)

          Selang beberapa hari, ada seorang murid baru lagi :) Namanya Sarah!
Aku dan Sarah menjadi sahabat di kelas. Sarah paling dekat denganku, bergitu juga aku, aku paling dekat dengan Sarah. Aku sangat gembira.
          Banyak yang menjadi temanku, salah satunya Zalfa :) Dia baik, cantik, optimis, kalem, dan tidak gampang marah. Tetapi tetap, Sarah menjadi sahabatku nomer satu dihatiku :)

          "Sarah, ke kantin yuk" <<< Kata itu tidak asing lagi saat aku bersahabat dengan Sarah. Aku dan sarah bagaikan lem dan kertas. Karena jika lem yang telah ditempelkan ke kertas, tidak akan lepas kecuali ada benda lain yang merusaknya. Sama hal nya seperti aku dan Sarah, aku dan Sarah selalu bersama, tidak bisa terlepas, kecuali ada salah satu penyebab agar aku dan Sarah pisah.

          Sebulan berlalu, dua bulan berlalu, tiga bulan berlalu, dan sudah sangat lama aku dan Sarah bersahabat :) Waktu itu, aku sedang belajar Agama. Seperti biasa aku ke musholla, karena aku orang Islam. Begitu juga temanku yang lain.
          Saat itu, kami disuruh membuat kelompok. Aku berkelompok dengan Sarah, Zalfa, Amalia, dan Deandra. Aku duduk bersebelahan dengan Sarah. Semua sudah duduk dikarpet masjid yang disediakan. Tetapi, hanya Zalfa yang masih mencari posisi untuk duduk. Karena aku kasihan, aku menyuruhnya duduk disampingku.
          Entah Sarah cemburu, entah Sarah punya masalah, atau apapun, ia pun merengut. Lalu, akupun bilang "Sarah duduk disamping kananku saja" Sarah pun menurut


          Esok  harinya, seperti biasa, aku berangkat sekolah. Sampai dikelas, aku bermain dengan Zalfa. Entah mengapa apa yang membuatku menjadi sangat dekat dengan Zalfa. Kemana mana justru aku bersama Zalfa. Aku tidak sadar telah membiarkan Sarah sendiri. Aku juga tidak sadar setelah aku dekat dengan Zalfa, belakangan ini Sarah dekat dengan temanku yaitu Dinda. Awalnya aku enjoy enjoy aja, tetapi sudah berminggu minggu Sarah tak pernah pergi ke kantin bersamaku, bermain bersamaku. Dan aku merasa Sarah seperti bukan sahabatku lagi.
          Aku mulai membicarakan ini pada teman temanku. Mereka pun menanggapi dengan kata kata mereka sendiri. Aku mencoba untuk sabar, sabar dan sabar :) Hingga akhirnya aku tidak bisa menahannya. Aku membuat surat yang berisi perasaan hatiku. Setelah surat itu selesai ditulis, aku menyerahkannya pada Sarah. Ia membalas suratku dengan jawaban yang menurutku memang benar. Tapi aku bilang padanya bahwa aku tidak akan mengulanginya jika kamu mau bersahabat denganku. Aku putus asa....
Aku tidak akan bisa mengembalikan waktu saat saat aku berdua dengan Sarah....

          Aku tidak bisa....


Tapi, aku tak bisa putus asa begitu saja. Aku membiarkan Sarah bersahabat ddengan Dinda.


          Saat ini, aku sedang berlatih untuk lomba Marching Band. Zalfa, Amanda, Sarah dam Dinda juga ikut. Saat sehari sebelum aku latihan Marching Band, Sarah memang sudah berjanji pada aku agar ia duduk bersamaku. Saat hari latihan tiba, kami disuruh duduk terlebih dahulu dikelas. Aku sudah sangat senang ingin duduk bersama Sarah.
          Tetapi....
Itu semua BOHONG! Sarah duduk bersama Dinda. Aku? Aku duduk bersama Zalfa dan Amanda bertiga. Aku nangis ditempat duduk itu. Aku tidak bisa nahan air mata yang keluar. Zalfa dan Amanda hanya menghiburku. Hingga saat aku berlatih dihalaman, aku menangis lagi melihat Sarah dan Dinda bersama. Aku pun ditemani Zalfa pergi ke toilet untuk mencuci mukaku. Agar tidak terlihat menangis. Lalu Sarah bilang padaku "Ganis Jelek"

Aku sakit hati...

Aku gak bisa nahan


Tapi, ini akan menjadi pengalaman untukku dan untuk para pembaca.

------------


SELESAI



Gimana gimana?? Ini kisah nyataku. Dan sekalian menjadi pengalaman untuk pembaca. Kalau punya sahabat jangan ditinggalkan ya^^ :)

sampai disini dulu ya :) hehe



Wassalam

          

Tidak ada komentar:

Posting Komentar